ayam organik

Selasa, 14 Desember 2010 | komentar


Budidaya Ayam Buras Organik
Budidaya ayam buras organic dan non organic hamper sama, bedanya pada budidaya ayam buras organic, ayam tidak diberi makanan, minuman yang dicampur dengan zat-zat kimia, demikian juga obat-obatan yang digunakan berasal dari ramuan alami. Ayam buras yang dipelihara secara tradisional tidak dapat dikatakan ayam buras organic, sebab ayam tersebut kemungkinan besar masih mengkonsumsi zat-zat kimia yang diperolehnya dari sisa-sisa makanan manusia.
Dalam budidaya ayam buras organic, ayam dipelihara secara intensif dalam kandang dan tidak dibiarkan keluar. Ransum makanan terbuat dari ramuan dedak, bungkil, tepung tulang dan hijau daun. Untuk menjaga kesehatan ayam diberi ramuan jamu yang terdiri dari jahe, kencur, kunir, temu lawak, bawang merah, daun sirih dan garam. Bahan bahan tersebut ditumbuk sampai halus, kdicampur air kemudia diperas laiknya santan kelapa. Cairan hasil perasan kemudian dicampur dengan molase atau bioplus. Kemudian larutan tadi dimasukkan ke dalam drum plastic yang ditutup rapat disimpan selama 6 hari agar mengalami proses fermentasi, setiap hari larutan tersebut diaduk merata dan dibiarkan terbuka selama kira-kira lima menit.

Setelah enam haru ramuan tadi sudah bias diberikan kepada ayam dengan cara dicampurkan ke dalam air minum. Setiap 10 cc jamu dicampur ke dalam 10 liter air minum. Selain untukmenjaga kesehatan ayam, ramuan ini dapat juga dipergunakan untuk mengobati penyakit ayam seperti, berak hijau, pileg, berak encer. Untuk pengobatan ayan sakit selain ramuan dicampur ke dalam air minum juga dapat dilakukan dengan cara dicekokkan kepada ayam yang sakit.

Budidaya ayam non organic selain dapat menekan biaya pakan dan obat-obatan juga meningkatakan kesehatan ayam sehingga tingkat kematian ayam rendah, dengan demikian dapat meningkatkan keuntungan bagi peternak. Selain itu telur dan daging yang dihasilkannya juga menjadi lebih sehat dan lebih enak rasanya karena mengkonsumsi ramuan yang hamper mirip dengan bumbu ayan goreng.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PETANI INDONESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger